KENDARI – Universitas Mandala Waluya kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berprestasi. Kali ini, mahasiswa dari Fakultas Biologi berhasil meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional dan internasional, membawa nama kampus dan kota Kendari ke panggung dunia. Pencapaian luar biasa ini menandai era baru keunggulan akademik di institusi pendidikan tinggi terkemuka di Sulawesi Tenggara.
Dalam kuartal pertama tahun 2026, setidaknya tiga kelompok penelitian mahasiswa dari Fakultas Biologi Universitas Mandala Waluya telah meraih medali dan penghargaan di berbagai ajang kompetisi. Prestasi ini diraih melalui kerja keras, dedikasi, dan bimbingan intensif dari dosen pembimbing yang berpengalaman. Pencapaian tersebut mencakup Gold Award di International Undergraduate Biology Research Competition (IUBRC) di Bangkok, medali perak pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional LIPI, dan penghargaan Best Presentation di Forum Penelitian Mahasiswa Indonesia (FPMI) yang diselenggarakan di Jakarta.
### Pencapaian Nyata di Panggung Global
Prestasi paling membanggakan dimulai dari penelitian mahasiswa Fakultas Biologi yang berfokus pada eksplorasi keanekaragaman hayati lokal. Tim peneliti yang terdiri dari lima mahasiswa Tingkat III dan IV, dipimpin oleh Siti Nur Azizah (22 tahun) dari program studi Biologi Konservasi, berhasil mengidentifikasi tiga spesies organisme mikroskopis baru dari laut Sulawesi. Riset mereka yang berjudul “Isolasi dan Karakterisasi Endosimbion Baru dari Spons Laut Endemik Sulawesi Tenggara” menarik perhatian komisi penilai internasional dalam kompetisi yang digelar 5-8 April 2026 lalu.
“Awalnya kami tidak yakin bisa bertahan hingga babak final. Kompetitor kami datang dari universitas-universitas ternama seperti Universitas Chulalongkorn, National University of Singapore, dan berbagai kampus terkemuka di Asia Pasifik. Namun, dengan data yang solid dan metodologi yang ketat, kami berhasil meyakinkan juri,” ungkap Siti Nur Azizah saat diwawancarai di Ruang Penelitian Fakultas Biologi, Selasa (11/4/2026).
Penelitian yang dimulai sejak Desember 2024 ini menggunakan teknologi sequencing DNA terkini dan analisis bioinformatika yang canggih. Para mahasiswa melakukan eksplorasi lapangan berkali-kali ke berbagai titik di perairan Kendari, Wakatobi, dan Buton untuk mengumpulkan sampel spons laut. “Kami percaya bahwa Sulawesi Tenggara memiliki kekayaan hayati yang belum tergali. Penelitian ini adalah upaya kami untuk mendokumentasikan dan melindungi keanekaragaman alam yang luar biasa ini,” jelas Siti dengan mata berbinar antusiasme.
### Penghargaan Nasional Membanggakan
Sementara itu, pencapaian nasional juga turut meramaikan deretan prestasi Fakultas Biologi. Dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada bulan Maret, dua karya mahasiswa berhasil memasuki podium tertinggi. Karya pertama berjudul “Etnobotani dan Potensi Farmakologi Tanaman Obat Tradisional Sulawesi Tenggara” karya tim mahasiswa Biologi Farmasi yang dipimpin Rahmat Hidayat meraih medali perak kategori Ekologi dan Konservasi.
Karya kedua yang juga meraih peringkat terhormat adalah hasil penelitian tentang “Analisis Kualitas Air dan Bioindikator Biologis di Sungai Pohara Kendari.” Penelitian tersebut menunjukkan adanya pencemaran yang perlu segera ditangani dengan respons serius dari pemerintah lokal. Tim ini dipimpin oleh Nurul Hidayah, mahasiswa semester VI program studi Biologi Lingkungan, yang berhasil mengkombinasikan metode konvensional dan modern dalam pengambilan data.
“Penelitian kami bukan hanya untuk akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kendari. Dengan mengidentifikasi masalah pencemaran air, kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi dinas lingkungan hidup dalam membuat kebijakan yang lebih baik,” tutur Nurul Hidayah dengan penuh tanggung jawab.
### Apresiasi dari Pimpinan Kampus
Pencapaian spektakuler mahasiswa Fakultas Biologi mendapat sambutan luar biasa dari pimpinan Universitas Mandala Waluya. Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Sc., mengapresiasi tinggi atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih.
“Ini adalah bukti nyata bahwa Universitas Mandala Waluya memiliki mahasiswa-mahasiswa berkualitas tinggi yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Pencapaian ini bukan kebetulan, tetapi hasil dari sistem pendidikan yang kami bangun dengan fokus pada riset dan inovasi. Saya bangga dengan dedikasi mereka dan juga apresiasi mendalam untuk dosen-dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan luar biasa,” kata Prof. Bambang dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Aula Raya Kampus, Rabu (12/4/2026).
Dekan Fakultas Biologi, Dr. Eka Prasetya Kusuma, S.Si., M.Si., menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari visi strategis fakultas untuk meningkatkan mutu penelitian mahasiswa. “Sejak lima tahun lalu, kami telah mengalokasikan dana khusus untuk mendukung penelitian mahasiswa, memberikan akses ke laboratorium berkualitas tinggi, dan mengirimkan mahasiswa berbakat untuk magang di universitas-universitas terkemuka domestik dan internasional. Strategi ini terbukti efektif menghasilkan penelitian-penelitian berkualitas tinggi yang mampu bersaing di tingkat global,” jelasnya.
Dr. Eka juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan industri dan lembaga penelitian. “Kami telah membentuk kemitraan strategis dengan LIPI, Balai Riset dan Observasi Laut Kendari, serta berbagai universitas internasional di Asia Pasifik. Kemitraan-kemitraan ini memberikan akses kepada mahasiswa kami untuk bekerja dengan peralatan penelitian canggih dan belajar dari para ahli terbaik di bidangnya,” ujarnya lebih lanjut.
### Dukungan Infrastruktur dan Sumber Daya
Kesuksesan mahasiswa Fakultas Biologi tidak terlepas dari investasi signifikan yang telah dilakukan universitas dalam mengembangkan infrastruktur penelitian. Laboratorium Bioinformatika dan Molecular Biology yang baru direnovasi pada tahun 2025 menjadi salah satu fasilitas utama yang mendukung penelitian mahasiswa. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan modern seperti DNA sequencer, Real-time PCR machine, dan workstation bioinformatika dengan spesifikasi tinggi.
“Fasilitas ini tidak hanya untuk mahasiswa Fakultas Biologi, tetapi juga terbuka untuk mahasiswa dari fakultas lain yang tertarik melakukan penelitian interdisiplin. Kami percaya bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu akan menghasilkan inovasi yang lebih bermakna,” jelas Dr. Eka.
Selain itu, universitas juga telah mengalokasikan beasiswa riset khusus untuk mahasiswa berprestasi. Beasiswa ini tidak hanya membantu biaya operasional penelitian, tetapi juga memberikan insentif finansial untuk mahasiswa yang melakukan riset berkualitas tinggi. “Dalam tahun akademik 2025-2026 ini, kami telah memberikan 25 beasiswa riset kepada mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Biologi. Setiap mahasiswa mendapatkan dukungan finansial mulai dari dua hingga lima juta rupiah per semester,” ungkap Koordinator Penelitian Mahasiswa Fakultas Biologi, Dr. Suwandi, Ph.D.
### Dampak Bagi Pengembangan Kampus
Prestasi mahasiswa Fakultas Biologi ini memiliki dampak signifikan bagi reputasi dan pengembangan Universitas Mandala Waluya secara keseluruhan. Berdasarkan data dari Kantor Humas Universitas, traffic pengunjung website kampus meningkat 300 persen setelah pengumuman prestasi mahasiswa tersebut. Selain itu, jumlah pendaftar baru untuk program studi di Fakultas Biologi diproyeksikan akan meningkat tajam untuk tahun akademik 2026-2027.
“Prestasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan brand image universitas. Calon mahasiswa sekarang tidak hanya melihat akreditasi dan kurikulum, tetapi juga melihat track record alumni dan mahasiswa dalam hal penelitian dan inovasi. Pencapaian mahasiswa kami ini membuktikan bahwa Universitas Mandala Waluya adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan potensi akademik dan penelitian,” jelas Kepala Kantor Humas Universitas Mandala Waluya, Bambang Irawan, S.Sos., M.Kom.
Lebih dari itu, pencapaian ini juga membuka peluang kerjasama baru dengan universitas internasional. “Setelah prestasi ini diumumkan, kami sudah menerima beberapa undangan dari universitas di Thailand, Malaysia, dan Singapura untuk melakukan student exchange dan joint research program. Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa kami untuk mendapatkan pengalaman belajar internasional yang berharga,” tambah Dr. Eka Prasetya Kusuma.
### Pesan Inspiratif dari Para Pemenang
Ketika ditanya tentang pesan untuk mahasiswa lain, Siti Nur Azizah memberikan jawaban yang penuh inspirasi. “Jangan takut untuk bermimpi besar. Penelitian kami dimulai dari pertanyaan sederhana tentang keanekaragaman hayati lokal. Dengan membaca literatur yang banyak, berdiskusi dengan dosen pembimbing, dan tidak menyerah menghadapi hambatan, kami berhasil mencapai tingkat kompetisi internasional. Saya ingin menyampaikan bahwa mahasiswa Indonesia, khususnya dari Sulawesi Tenggara, memiliki potensi yang sama dengan mahasiswa dari universitas ternama dunia,” ujarnya dengan percaya diri.
Rahmat Hidayat, pemimpin tim penelitian etnobotani, juga berbagi pengalamannya. “Penelitian kami melibatkan banyak pihak, mulai dari masyarakat lokal sebagai sumber pengetahuan tradisional, dosen pembimbing yang mengarahkan, hingga laboratorium yang menyediakan sarana. Ini membuktikan bahwa dalam mencapai prestasi, kita membutuhkan ekosistem yang mendukung. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada kesuksesan kami.”
### Rencana Masa Depan dan Keberlanjutan
Mengakui pentingnya momentum ini, Fakultas Biologi telah menyusun rencana strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi mahasiswa di masa mendatang. “Kami akan mengadakan workshop reguler tentang cara menulis proposal penelitian yang kompetitif, membentuk research cluster yang lebih terstruktur, dan meningkatkan sosialisasi tentang berbagai kompetisi penelitian yang tersedia. Selain itu, kami juga akan memperkuat kolaborasi dengan industri untuk memastikan penelitian mahasiswa memiliki aplikasi praktis,” jelas Dr. Suwandi, Koordinator Penelitian Mahasiswa.
Universitas Mandala Waluya juga berencana untuk menyelenggarakan seminar internasional tahunan yang melibatkan peneliti dan mahasiswa dari berbagai negara. “Event ini akan menjadi platform bagi mahasiswa kami untuk mempresentasikan penelitian mereka di hadapan audiens internasional dan membangun jaringan akademik yang luas,” tambah Prof. Bambang Sutrisno.
### Kesimpulan
Prestasi spektakuler mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Mandala Waluya pada April 2026 ini menandai babak baru dalam perjalanan institusi menuju keunggulan akademik. Dengan kombinasi infrastruktur yang memadai, dosen pembimbing yang berpengalaman, mahasiswa yang berbakat dan berdedikasi, serta dukungan penuh dari pimpinan kampus, Universitas Mandala Waluya telah membuktikan bahwa kampus di Kendari ini mampu menghasilkan penelitian berkualitas tinggi yang diakui di tingkat nasional dan internasional.
Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Dengan terus mendorong inovasi dan penelitian berkualitas, Universitas Mandala Waluya diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran dan penelitian terkemuka yang berkontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.
Terakhir, pencapaian ini juga menjadi bukti nyata bahwa potensi akademik dan penelitian tidak hanya milik universitas-universitas besar di Jawa, tetapi juga dapat dikembangkan di daerah-daerah lain dengan strategi yang tepat, komitmen yang kuat, dan investasi yang konsisten dalam pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur.
—
Jumlah kata: 1.847 kata